Industri musik Korea kayanya mundur 10 tahun dengan program musik yang melakukan pembatasan pada pakaian para penyanyi . Pakaian di sensor pertama kali mulai pada tahun 2000 dengan tiga perusahaan siaran utama yg mengadakannya. Sekarang, 10 tahun kemudian, hal itu kembali lagi dalam upaya untuk mengurangi jumlah pakaian yg tidak pantas dalam pertunjukan yang disiarkan.

Penyanyi dalam usia remaja dan berumur 20 tahunan dinilai orang-orang yang paling terkena dampak oleh peraturan baru, terutama bagi girlgroup yg bersaing secara kompetitif.

Fans juga belum menerima untuk perubahan ini, mengklaim bahwa itu bertentangan dengan usia saat ini serta membatasi kebebasan berbicara dan berekspresi.

Selain itu, standar-standar baru yang dirilis oleh setiap perusahaan siaran itu berbeda, sehingga membuat penyanyi bingung.

SBS Inkigayo melarang tiga set pakaian yaitu:

  1. kaos yang mengungkapkan terlalu banyak belahan dada
  2. baju yang mengekspos perut
  3. dan mengenakan celana pendek putih di bawah rok mini.

Mulai dari tanggal 4 Sept, produser Inkigayo meminta penyanyi untuk membuat perubahan pada pakaian mereka agar sesuai dan menjaga tiga hal yg dilarang itu

SBS menyatakan, “Memang benar bahwa kami memeriksa pakaian selama gladi resik. Namun, dibandingkan dengan menyebutnya sebagai suatu ‘peraturan’, ini merupakan kesepakatan yang dibuat oleh semua lembaga. Setiap penyanyi memiliki konsep dan gaya yang berbeda sehingga sulit bagi kita untuk memberitahu mereka untuk mengubah ini dan itu. “

Nine Muses juga terpaksa merubah gaya pakaian mereka. Jaket panjang mereka, yang sebelumnya menutupi hot pants, akhirnya disesuaikan untuk lebih mengekspos hotpants. Alasan utama di balik perubahan itu adalah sebelumnya mereka tampak seolah-olah tidak mengenakan apa-apa di bawah jaket mereka.

Yang menjadi masalah lebih besar selain peraturan adalah bahwa tidak adanya konsistensi. Sebagian besar peraturan baru fokus pada bagian atas dan bagian bawah , sama sekali mengabaikan dan tidak ada pembatasan pada hot pants dan pakaian lain.

Meskipun Rainbow terpaksa mengubah koreografi mereka pada siaran Inkigayo pada tanggal 4 Sept, Chaeyeon, Narsha, dan An Jinkyung diizinkan memakai hot pants pendek tanpa perubahan dan penampilan mereka tanpa editan.

Penonton menyatakan,

  • “Negara mana di dunia ini yang berpikir bahwa perut lebih seksi dari kaki? ”
  • “hot pants dipakai para penyanyi akhir-akhir ini sebagai ‘underwear’. mengapa tidak ada yang mengkritik itu?” dll

Beberapa juga berpendapat bahwa siaran publik (siaran tv nasional) yg mengubah standar mereka tidak akan membantu apa pun jika siaran kabel tetap sama. Peraturan tersebut dapat memaksa penyanyi untuk menunjukkan apa yang mereka tidak bisa disiarkan publik di siaran kabel.

Perwakilan industri berkomentar, “Memang benar bahwa ada banyak kebingungan yang terjadi di sekitar karena setiap perusahaan siaran memiliki standar yang berbeda. Jika ini terus berlanjut, penyanyi harus membuat pakaian yang terpisah untuk keduanya siaran publik dan siaran kabel. “

Banyak yang mengusulkan bahwa tiga perusahaan siaran punya peraturan yang seutuhnya, salah satu wakil industri berkomentar : “Setiap kali perubahan standar, itu hanya membawa kebingungan lebih banyak pada para penyanyi. Perusahaan-perusahaan siaran harus membahas secara mendalam dengan penyanyi dan mencapai kesepakatan yang dapat bekerja untuk kedua belah pihak. “

Perwakilan industri lainnya menyatakan, “Memeriksa baju selama gladi resik dan meminta mereka untuk membuat perubahan spesifik dalam waktu singkat memungkinkan untuk terjadi kecelakaan. Jika ingin ada standar yang ditetapkan, lebih mudah bagi penyanyi untuk mempersiapkan di awal dan dapat mencegah kecelakaan. “

Direktur agensi Secret, Won Geunyoung, berkomentar, “Sangat penting bagi para penyanyi yang bekerja keras pada lagu mereka dan penampilan untuk dapat bebas mengekspresikannya. Perusahaan yang mencoba untuk menarik perhatian dengan hal2 yang seperti itu harus belajar untuk membatasi diri. Kami berharap bahwa perusahaan2 siaran melihat pakaian dan penampilan dari penyanyi dengan pikiran terbuka. “