Setelah sukses merilis album dan laku keras dengan 350.000 kopi penjualan, Hangeng bersiap untuk memasuki dunia layar lebar. Lewat wawancara di telpon, “Aku sedang pilek. Cuaca akhir2 ini memang sedang jelek. Saat ini sih aku sedang minum obat dan berharap bisa cepat sembuh.”

Jadwal yg padat karena harus promo album di China dan Taiwan, mungkin jadi penyebabnya. Namun, dia bilang “Begitu aku di atas panggung, aku seperti lahir kembali. Ketika aku sedang tampil, aku jadi lupa kalau aku sedang sakit.”

Tapi, ada yg lebih mengejutkan lagi, “Aku tidak pernah suka menanyi. Kenyataannya, aku lebih tertarik berakting. Aku menyanyi baru saat aku ada di Korea selatan.”

Selain itu, dia sudah jatuh cinta dengan menari sejak anak2. Bahkan, dia meninggalkan kampung halamannya di Heilongjiang menuju Beijing saat kelas 5 SD untuk memfokuskan diri pada menari.

“Saat itu aku memang beda dari anak2 seumuranku yg masih suka mencoba2 hal2 baru. Aku sudah mulai konsen ke menari.Tapi, begitu aku mulai pelatihan, aku baru sadar kalau itu semua tidak mudah untuk menjadi penari profesional. Saat itu aku bahkan sudah mulai berlatih sejak jam 5 pagi. Dan rekor latihan terlamaku adalah 20 jam.”

Dilanjutkan, ” Kalau aku tidak ditemukan SMent saat audisi, mungkin sekarang aku hanya seorang penari latar atau guru tari biasa. Tapi, saat ini aku mulai bisa mengungkapkan pendapatku, sehingga aku tidak setertekan dulu.”

Ketika ditanya soal bayaarannya yg katanya sekitar US$10,000 per jam, Han hanya bilang, “Ah, itu berlebihan. Tapi, aku hars akui kalau hasil dari kerjaku saat ini mulai meningkat.”

Saat konferensi pers peluncuran album di Taipei bulan lalu,  Jackie Chan, Stanley Tong dan Show Luo mengucapkan selamat via video kepada Hangeng. Chan bilang, “Aku mengenal Geng sebagai orang yg simpel dan rajin.”

Hangeng bahkan bilang, meski dia mulai dikenal sejak menyanyi, dia malah akan memilih berakting sebgai langkah selanjutnya, “Aku bisa bertukar pikiran dengan sutradaranya. Aku lebih suka cerita film action untuk aku ambil.”